Pidato Bung Tomo yang dikumandangkan terus menerus selama pertempuran berlangsung melalui RRI (Radio Republik Indonesia) dan Radio-radio Revolusioner untuk membangkitkan semangat heroik rakyat Surabaya.
Lebih dari 20.000 tentara Indonesia pada waktu itu, laskar dan penduduk Surabaya gugur dalam pertempuran ini. Korban di pihak Inggris lebih dari 1.500 serdadu tewas sedangkan 300 tentara Inggris dari India dan Pakistan memilih desersi dan bergabung bersama pejuang Republik Indonesia(RI).
berikut ini ringkasan pidato Bung Tomo semoga bisa menambah semangat jihad kita.
BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIIM...!!!
MERDEKA...!!!
Saudara-saudara, rakyat jelata di seluruh Indonesia, terutama penduduk kota Surabaya. Kita semuanya telah mengetahui bahwa hari ini tentara Inggris telah menyebarkan pamflet-pamflet dan memberikan suatu ancaman kepada kita semua. Kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan, menyerahkan senjata-senjata yang telah kita rebut dari tentara Jepang. Mereka minta supaya kita datang pada mereka itu dengan mengangkat tangan, mereka telah minta, supaya kita datang pada mereka itu dengan membawa bendera putih tanda bahwa kita menyerah kepada mereka.
Saudara...saudara...
Di dalam pertempuran-pertempuran yang lampau kita sekalian telah menunjukkan bahwa rakyat Indonesia di Surabaya, pemuda-pemuda yang berasal dari Maluku, pemuda-pemuda yang berasal dari Sulawesi, pemuda-pemuda yang berasal dari Pulau Bali, pemuda-pemuda yang berasal dari Kalimantan, pemuda-pemuda dari seluruh Syuhada, pemuda Aceh, dan seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini, di dalam pasukan-pasukan mereka masing-masing, dengan pasukan rakyat yang dibentuk di kampung-kampung, telah menunjukkan satu pertahanan yang tidak bisa dijebol, telah menunjukkan satu kekuatan sehingga mereka terjepit dimana-mana.
Hanya karena taktik yang licik daripada mereka itu saudara-saudara, dengan mendatangkan presiden dan pemimpin-pemimpin lainnya di Surabaya ini maka kita tunduk untuk menghentikan pertempuran, tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri, dan setelah kuat, seperti inilah keadaannya.
Saudara...saudara...
Kita semuanya...
Kita bangsa Indoneisa yang ada di Surabaya ini akan menerima tantangan tentara Inggris itu, dan kalau pimpinan tentara Inggris yang ada di Surabaya ingin mendengarkan jawaban rakyat Indonesia, ingin mendengarkan jawaban seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini. Dengarkanlah kini tentara Inggris!
INI JAWABAN KITA...!!!
INI JAWABAN RAKYAT SURABAYA...!!!
INI JAWABAN PEMUDA INDONESIA kepada kau sekalian...!!!
Hei...Tentara Inggris..!!! kau menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepadamu, kau menyuruh kita angkat tangan datang kepadamu. Kau menyuruh kita untuk membawa senjata-senjata yang telah kita rampas dari tentara Jepang untuk diserahkan kepadamu. Tuntutan itu walaupun kita tahu bahwa kau sekalian kan mengancam kita untuk menggempur kita dengan seluruh kekuatan yang ada, tetapi inilah jawaban kita. Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat melunturi kain putih, MERAH dan PUTIH, maka selama itu tidak akan menyerah kepada siapapun juga.
Saudara-saudara rakyat Surabaya...
Lihatlah keadaan genting, tetapi saya peringatkan sekali lagi, jangan mulai menembak, baru kalau kita ditembak maka kita akan ganti menyerang mereka itu. Kita tunjukkan bahwa kita ini benar-benar orang yang ingin merdeka. Dan untuk kita saudara-saudara, lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka. Semboyan kita tetap “MERDEKA ATAU MATI” dan kita yakin saudara-saudara..pada akhirnya pastilah kemenangan ini akan jatuh ke tangan kita sebab Allah SWT selalu berada di pihak yang benar. Percayalah saudara-saudara, Tuhan akan melindungi kita sekalian.
Allaahu Akbar...! Allaahu Akbar...! Allaahu Akbar...!
MERDEKA...!!!
(bung tomo)
Bagi yang menginginkan pidato bung tomo dalam bentuk mp3, bisa di klik disini